All for Joomla All for Webmasters
    • Demo

      Pupuk Organo Hayati

      Solusi Lengkap Nutrisi Tanaman
    • Demo

      Biofungisida Hayati

      Pembasmi Jamur Pathogen
    • Demo

      Pupuk Organik

      Mereduksi Pupuk Kimia
    • Demo

      Dekomposer Handal

      Mendekomposisi Bahan Organik
  • TERKINI TOP

    Nogan Trichoderma

    PRODUK TERBARU

    Isolat murni Trichorderma dalam bentuk sangat halus sebagai biofungisida untuk semua jenis tanaman  selengkapnya.

Demo
 

BIOFUNGISIDA NOGAN

Berbahan aktif Trichoderma spp., kendalikan jamur pathogen.

Demo
 

VERMIBIO PLUS

Pupuk Organo Mineral penyedia hara dan penyehat lahan.

Demo
 

DEKOMPOSER EB.DEC

Mengurai bahan organik secara mudah dan dalam waktu singkat.

Demo
 

NOGAN TRICHODERMA

Biofungisida untuk semua penyakit akibat jamur pathogen.

Pilih Produk Trichoderma Yang Berkualitas

HarianMedanBisnis19Januari2015Tulisan dimuat di Harian Medan Bisnis Edisi Senin, 19 Januari 2015 - http://mdn.biz.id/n/141676/ 

Oleh : Dr. Ir.Darmono Taniwiryono, M.Sc.

“Pada dasarnya alam telah menyediakan apapun yang kita perlukan, termasuk untuk pengendalian serangan Ganoderma boninense pada perkebunan kelapa sawit. Ganoderma ini memiliki musuh alami dari golongan jamur juga, di antaranya yaitu Trichoderma,” ucap Direktur Ganoderma Center, Darmono Taniwiryono kepada MedanBisnis, saat berkunjung ke Medan belum lama ini. 

Menurutnya, dibandingkan dengan Ganoderma, Trichoderma memiliki pertumbuhan yang agresif dan mampu membentuk spora lebih cepat. Di alam sebenarnya Trichoderma sudah ada, namun belum tentu memiliki virulensi yang tinggi terhadap Ganoderma dan jumlahnya tidak mencukupi. Dan, populasi Trichoderma dapat menurun sebagai akibat pemakaian bahan kimia yang berlebihan dan rendahnya kandungan bahan organik di dalam tanah. Karena itu perlu dilakukan manipulasi, salah satunya dengan  mengintroduksikan isolat Trichoderma yang sudah terseleksi memiliki virulensi yang tinggi terhadap Ganoderma. 

 

Dari berbagai spesies Trichoderma, menurut Darmono, yang paling banyak dikemukakan memiliki kemampuan mengendalikan penyakit tanaman adalah Trichoderma harzianum dan Trichoderma koningii atau pseudokonigii. Cara kerjanya di antaranya dengan mendegradasi dinding sel jamur sasaran menggunakan enzim khitinase dan glukanase. Kemudian, menghambat pertumbuhan jamur sasaran menggunakan metabolit sekunder yang bersifat antibiotik atau dengan menguasai dan menghabiskan substrat bahan organik lebih cepat. 

“Jika ada tandan kosong di lapangan dan tandan kosong tersebut disemprot dengan spora Trichoderma, dapat dipastikan Trichoderma akan lebih cepat menguasai tandan kosong tersebut meskipun di alam banyak berterbangan spora Ganoderma,” jelasnya.Dikatakannya, saat ini terdapat berbagai macam produk Trichoderma yang beredar. Umumnya dijual dalam bentuk formulasi dengan bahan pembawa tertentu. Konsumen harus tahu bahwa tidak semua produk Trichoderma terseleksi mampu mengendalikan Ganoderma baik melalui uji laboratorium, uji rumah kaca, maupun uji lapang. 

“Sebaiknya jangan asal beli. Konsumen harus tahu bahan pembawa apa yang digunakan dalam formulasi. Bahan pembawa yang baik adalah bahan pembawa yang mampu bertahan lama dalam penyimpanan, yaitu paling tidak enam bulan,” ujar Darmono. Bahan pembawa yang mudah rusak sebaiknya jangan dipilih. Bahan-bahan pembawa yang mudah rusak tersebut bisa karena disukai oleh kutu, belatung, dan tikus baik selama penyimpanan, transportasi, dan saat aplikasi di lapangan.

Selain tahan lama bahan pembawa yang baik adalah bahan pembawa yang mampu membuat Trichoderma dorman selama transportasi dan penyimpanan, serta dapat berfungsi sebagai foodbase untuk berkembangbiak setelah diaplikasikan di lapangan. 

Pemerintah kata dia, telah menetapkan jumlah kandungan spora atau Colony Forming Unit (CFU) dalam produk Biofungisida paling tidak sebanyak 1 x 105 CFU per gram produk. Ini sesuai dengan Permentan No.70/Permentan/SR.140/10/2011. “Konsumen sebaiknya jangan terkecoh oleh produk yang ditawarkan dengan kandungan yang lebih tinggi dari itu. Karena seperti telah dijabarkan di atas, bahwa bahan pembawa sangat berpengaruh terhadap kualitas biofungisida tersebut baik selama transportasi, penyimpanan dan pasca aplikasi, kecuali produk spora murni,” tegas Darmono. 

Dikatakannya, keberadaan bahan organik harus mencukupi pada saat diaplikasikan di lapangan. Kalau diaplikasikan kemudian di lapangan kandungan bahan organiknya rendah, maka produk dengan kandungan Trichoderma yang tinggi-pun akan cepat menurun populasinya.

Biofungisida berbahan aktif Trichoderma diutamakan untuk tujuan preventif yaitu memberikan perlindungan terhadap tanaman, karena itu aplikasinya disarankan sedini mungkin yaitu sejak tanaman berada di polibag kecil (pre nursery) dan di polibag besar (main nursery) serta TBM dan TM walaupun masih sehat.Tujuannya agar Trichoderma berpeluang mengkoloni permukaan akar sawit dengan mengonsumsi eksudat akar. “Bagaimanapun juga aplikasi tujuan kuratif harus dibarengi dengan pengikisan dan penghancuran bagian jaringan yang sakit. Namun, keberhasilannya sangat ditentukan oleh kemampuan kita dalam melakukan pengikisan dan penghancuran bagian tanaman yang sakit tersebut,” kata dia. 

Sebagai jamur yang bukan patogen tanaman, Trichoderma tidak mampu melakukan penetrasi ke dalam jaringan yang sehat mendahului Ganoderma. Pada kebun sawit dewasa, kata Darmono, tindakan preventif dapat dilakukan untuk tujuan perlindungan tanaman yang masih sehat pada setiap blok tanaman yang sudah terindikasi ada tanaman yang terserang.

Dalam kaitannya dengan revitalisasi kesehatan lahan, aplikasi Trichoderma dapat bersifat kuratif, yaitu menghancurkan sumber inokulum Ganoderma di dalam tanah. Namun harus dibarengi dengan pengolahan lahan.Ganoderma dapat bertahan pada sisa-sisa tunggul dan akar di dalam tanah dengan membentuk dinding-dinding pertahanan (pseudosklerosium). Dinding-dinding pertahanan akan hancur ketika dilakukan pengolahan lahan, sehingga bagian dalamnya terekspose oleh serangan Trichoderma yang diaplikasikan. 

Selain terkendalinya Ganoderma, dampak yang diharapkan pasca aplikasi produkTrichodermayang berkualitas adalah terjadinya perbaikan vigor pertumbuhan tanaman; daun-daun tampak lebih hijau segar, jumlah daun tombak menurun, dan produktifitas kembali meningkat. “Tanaman dengan vigor pertumbuhan yang sehat, ketahanannya terhadap serangan hama dan penyakit meningkat,” jelasnya. # Junita Sianturi

Pin It

LOGO GUMPALIN

PRODUK DALAM RISET
Penggumpal Getah Karet Organik

LOGO RND

Riset dan Pengembangan

LOGO OKAS

PRODUK DALAM RISET
Obat Kering Alur Sadap Karet

Statistik Pengunjung

0298642
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
196
185
1379
1964
3812
8147
298642

Forecast Today
696

8.15%
23.73%
5.32%
1.45%
0.16%
61.18%

Your IP:54.82.56.95

Informasi & Pelayanan

Tel. 0251-834 9528 / 831 2843
Mobile. 0813 737 00279 / 0811 810 699
 
Head Office:Perkantoran Bukit Gading Indah A23
Jl. Bukit Gading Raya, Jakarta Utara 14240
Tel. 021-458 45985 / 458 46249 Fax. 021-451 3648
Factory: Jl. KH Soleh Iskandar No.59 Bogor 16166
Tel. 0251-834 9528 / 831 2843 Fax. 0251-0251-831 2770

Distributor Resmi